Penggunaan rumus OR dan AND adalah pondasi penting dalam dunia pengolahan data menggunakan spreadsheet seperti Microsoft Excel atau Google Sheets.
Bagi Anda yang sering berhadapan dengan data dan perlu membuat keputusan berdasarkan beberapa kriteria, memahami kedua fungsi logika ini adalah kunci untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pekerjaan.
Rumus AND dan OR memungkinkan Anda melakukan pengujian kompleks terhadap kondisi data, yang sering kali digunakan sebagai bagian dari fungsi lain, terutama fungsi IF.
Mengenal Fungsi Logika Dasar
Sebelum membahas lebih jauh, pahami dulu konsep dasar dari fungsi logika di spreadsheet. Fungsi logika bertujuan untuk mengevaluasi suatu kondisi atau serangkaian kondisi dan mengembalikan nilai TRUE (BENAR) atau FALSE (SALAH) sebagai hasilnya. Nilai TRUE menunjukkan bahwa kondisi terpenuhi, sementara FALSE menunjukkan sebaliknya.
Rumus AND (Kriteria Wajib Dipenuhi Semua)
Fungsi AND digunakan ketika Anda perlu memastikan semua kriteria yang Anda tentukan terpenuhi secara bersamaan. Jika ada satu saja kriteria yang tidak terpenuhi, maka hasilnya akan menjadi FALSE.
Sebagai contoh, sintaks dasarnya adalah =AND(logical1, [logical2], …). Kemudian untuk penerapannya, Anda bisa membayangkan ingin memberikan bonus kepada karyawan yang memenuhi dua syarat. Yaitu, penjualan (A2) harus di atas Rp juta dan Absensi (B2) harus kurang dari 3 hari.
- Rumus: =AND(A2>10000000, B2<3)
- Hasil: Jika A2 adalah Rp 12 juta dan B2 adalah 2, hasilnya adalah TRUE. Namun, jika A2 adalah Rp 12 juta dan B2 adalah 5, hasilnya akan FALSE karena syarat absensi tidak terpenuhi.
Untuk inti logikanya adalah semua harus TRUE agar nantinya hasil yang diperoleh dari data tersebut juga TRUE.
Rumus OR (Cukup Salah Satu Kriteria Terpenuhi)
Berbeda dengan AND, fungsi OR digunakan ketika Anda perlu memeriksa apakah setidaknya salah satu kriteria yang Anda tentukan terpenuhi. Selama ada satu kriteria saja yang bernilai TRUE, maka hasilnya akan menjadi TRUE. Hasil FALSE hanya akan muncul jika semua kriteria yang diuji bernilai FALSE.
Sintaks dasarnya adalah =OR(logical1, [logical2], …), dengan contoh penerapan Anda ingin mengkategorikan pelanggan sebagai “Prioritas” jika mereka memiliki Total Belanja (C2) di atas Rp 5 juta atau Telah menjadi anggota selama lebih dari 2 tahun (D2).
- Rumus: =OR(C2>5000000, D2>2)
- Hasil: Jika total belanja Rp 6 juta (kondisi pertama TRUE) namun baru menjadi anggota 1 tahun (kondisi kedua FALSE), hasilnya tetap TRUE. Hasil FALSE hanya muncul jika Total Belanja di bawah Rp 5 juta DAN masa anggota kurang dari 2 tahun.
Untuk inti logikanya adalah salah satu saja TRUE sudah cukup agar hasilnya TRUE.
Mengkombinasikan Logika Dengan Fungsi IF

Kekuatan sebenarnya dari AND dan OR terlihat ketika dikombinasikan dengan fungsi IF. Kombinasi ini memungkinkan Anda untuk melakukan tindakan atau mengeluarkan output yang berbeda berdasarkan evaluasi dari beberapa kondisi.
Contoh Kombinasi IF dan AND
Anda ingin memberikan predikat “Sangat Baik” jika nilai ujian (E2) lebih besar dari 90 dan nilai tugas (F2) lebih besar dari 85. Selain itu, predikatnya adalah “Baik”.
- Rumus: =IF(AND(E2>90, F2>85), “Sangat Baik”, “Baik”)
- Penjelasannya adalah IF akan memeriksa kondisi di dalam AND. Kemudian AND akan mengembalikan TRUE hanya jika kedua nilai (E2>90 DAN F2>85) terpenuhi. Jika TRUE, IF akan menampilkan “Sangat Baik”. Jika FALSE, IF akan menampilkan “Baik”.
Contoh Kombinasi IF dan OR
Anda ingin meloloskan peserta (menampilkan “LULUS”) jika mereka sudah mendapatkan nilai di atas 70 di salah satu dari dua mata pelajaran, yaitu Matematika (G2) ATAU Fisika (H2). Jika tidak ada nilai yang di atas 70, mereka akan menampilkan “GAGAL”.
- Rumus: =IF(OR(G2>70, H2>70), “LULUS”, “GAGAL”)
- Penjelasannya, IF akan memeriksa kondisi di dalam Kemudian OR akan mengembalikan TRUE jika salah satu nilai (G2>70 ATAU H2>70) terpenuhi. Jika TRUE, IF akan menampilkan “LULUS”. Jika FALSE (kedua nilai kurang dari atau sama dengan 70), IF akan menampilkan “GAGAL”.
Baca Juga:
- Belajar Microsoft Excel Untuk Pemula: Mulai Dari Nol – Mahir
- Rumus IF Bertingkat: Cara, Contoh, dan Tips Praktis di Excel
- Jangan Salah! Begini Rumus Bagi di Excel yang Benar
Manfaat Penggunaan Rumus OR dan AND
Menguasai penggunaan rumus OR dan AND bukan hanya tentang mendapatkan nilai TRUE atau FALSE. Namun, juga tentang membangun sistem pengambilan keputusan otomatis dalam data Anda. Manfaat yang bisa diperoleh adalah sebagai berikut:
Analisis Data yang Lebih Cepat
Anda dapat menyaring data yang kompleks dengan kriteria berganda tanpa perlu pemeriksaan manual, jadi akan lebih praktis.
Pembuatan Laporan Dinamis
Memungkinkan pemformatan bersyarat untuk menyoroti sel secara otomatis jika memenuhi beberapa kondisi.
Logika Bisnis yang Kompleks
Menerapkan aturan bisnis yang memiliki banyak persyaratan (misalnya, diskon khusus diberikan jika pelanggan A membeli produk B dan total belanja melebihi C).
Penutup
Dengan pemahaman ini, kemampuan Anda dalam mengolah dan menganalisis data akan meningkat pesat, membuka pintu untuk otomatisasi dan efisiensi kerja yang lebih tinggi. Menguasai logika seperti ini adalah keterampilan krusial di era digital.
Jika Anda ingin lebih menguasai penggunaan rumus OR dan AND maupun materi lainnya, bisa langsung mengikuti kursus komputer online maupun offline di pelatihankomputer.com. Waktunya fleksibel sehingga Anda juga bisa lebih leluasa menentukan jadwal. Jadi, langsung saja kunjungi websitenya sekarang juga!